Cara membuat tempe – Cara membuat tempe itu mudah. Bahan yang diperlukan untuk membuat tempe sangat sederhana:
* 1 kg kedelai
* ragi tempe 2 gram (belinya mah sekalian sebungkus)
* 4 kantong plastik putih ukuran 1 kg atau sesuai selera
* dan panci besar
Cara membuat tempe:
* Cuci kedelai sampai bersih kemudian rendam sampai 24 jam + 3 menit :-) lalu….

* Besok paginya setelah 24 jam lewat 3 menit cuci kedelai di air yang mengalir sambil diremas-remas agar kulit arinya lepas.
* Saatnya merebus. Rebus kedelai dalam panci besar dengan air secukupnya kurang lebih 33 menit atau sampai terlihat kedelainya empuk.
* Tiriskan sampai kering.
* Tuang kedelai dalam wadah yang lebar agar mudah dingin.
* Setelah dingin campur kedelai dengan ragi tempe sebanyak 2 gram atau sesuaikan dengan petunjuk pemakaiannya.
* Aduk sampai rata kemudian masukan ke dalam kantong plastik yang telah disiapkan.
* Atur ketebalannya kurang lebih 3,3 cm.
* Tutup plastiknya dengan api lilin.
* Lubangi plastik dengan tusuk gigi atau ujung pisau secukupnya
* Taruh di rak beruji agar kena sirkulasi udara, diamkan selama 36 jam + 3 menit
* Siap dimasak…. 
CARA MEMBUAT TEMPE
Dengan semakin mahalnya harga tempe, kenapa kita gak coba bikin tempe sendiri. Caranya gak susah koq cuma mungkin perlu kesabaran.
Bahan:
Kacang kedelai 2kg
Ragi tempe 1 sdm
Tepung Sagu/Tapioka 1 sdm

Cara membuat:
Rebus Air di panci, setelah mendidih angkat.
Masukan kacang kedelai kedalam panci yang berisi air mendidih tadi, diamkan sampai air hangat.
Kacang kedelai tadi di buang kulitnya, sampai bersih.

Rebus kacang kedelai sampai airnya mengeluarkan buih/empuk.
Buang air rebusan tadi sampai kering, lalu masukan kacang kedelai kewadah yang datar yang bawahnya dialasi kain/handuk kecil, biar meresap dan tempe cepat kering.
setelah kacang kedelai kering, pindahkan tempe ke wadah yang cekung/bowl. Masukan Ragi tempe dan tepung sagu sambil di aduk aduk dan tercampur rata. Masukan Tempe kedalam Plastik dan rapatkan ujung plastiknya. Tusuk tusuk Plastik dengan ujung pisau sebanyak 8 tusukan dan di baliknya 8 tusukan,untuk mendapatkan udara.

Setelah semua selesai masukan tempe ke dalam tempat yang hangat/kotak, tutup dengan kain/handuk kecil, jangan di buka buka kurang lebih selama 36 jam.

Ragi tempe dapat diperoleh di penjual kacang kedelai, ragi ini beda dengan ragi roti atau ragi tape
Bahan:
-kedelai(terserah mau berapa aja aku saranin 1kg aja)
-ragi tempe(ragi tempe berbeda dengan ragi tape,ragi nya cukup 2gram)
-air bersih secukupnya
-plastik/daun pisang

alat:
-baskom
-panci dan kompor

Cara membuat tempe:
1.Kedelai direndam selama 5jam
2.Rebus kedelai setengah matang
3.Kupas kulit nya(bisa memakai mesin atau tangan)belah kedelai menjadi dua
4.Direndam 24 jam
5.Cuci sampai bersih
6.Direbus sampai mendidih
7.Diangkat dan tiriskan sampai dingin
8.Bersihkan kotorannya
9.Beri ragi tempe secara merata
10.Bungkus dengan daun pisang, jika memakai plastik masukan kedelai ke plastik lalu tutup rapat lalu bolongin(jangan sampai ada udara)
11.Tunggu beberapa hari(kalau saya membuat sudah jadi dalam 1 hari)

 

 
 

Sampingan  —  Posted: Agustus 21, 2012 in Uncategorized

APA ITU AGROINDUSTRI?

Posted: Agustus 21, 2012 in Uncategorized

Agroindustri

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
 

Pada kegiatan agroindustri, penyimpanan produk biji-bijian secara baik dapat menjaga mutu dalam proses pengolahan selanjutnya

agroindustri adalah kegiatan yang memanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku, merancang dan menyediakan peralatan serta jasa untuk kegiatan tersebut[1]. Secara eksplisit pengertian Agroindustri pertama kali diungkapkan oleh Austin (1981)[2] yaitu perusahaan yang memproses bahan nabati (yang berasal dari tanaman) atau hewani (yang dihasilkan oleh hewan). Proses yang digunakan mencakup pengubahan dan pengawetan melalui perlakuan fisik atau kimiawi, penyimpanan, pengemasan dan distribusi. Produk Agroindustri ini dapat merupakan produk akhir yang siap dikonsumsi ataupun sebagai produk bahan baku industri lainnya. Agroindustri merupakan bagian dari kompleks industri pertanian sejak produksi bahan pertanian primer, industri pengolahan atau transformasi sampai penggunaannya oleh konsumen[3]. Agroindustri merupakan kegiatan yang saling berhubungan (interlasi) produksi, pengolahan, pengangkutan, penyimpanan, pendanaan, pemasaran dan distribusi produk pertanian[4]. Dari pandangan para pakar sosial ekonomi, agroindustri (pengolahan hasil pertanian) merupakan bagian dari lima subsistem agribisnis yang disepakati, yaitu subsistem penyediaan sarana produksi dan peralatan. usaha tani, pengolahan hasil, pemasaran, sarana dan pembinaan[5]. Agroindustri dengan demikian mencakup Industri Pengolahan Hasil Pertanian (IPHP), Industri Peralatan Dan Mesin Pertanian (IPMP) dan IndustriJasa Sektor Pertanian (IJSP).

Industri Hasil Pengolahan Hasil Pertanian (IPHP) dapat dibagi menjadi beberapa bagian sebagai berikut :

  1. IPHP Tanaman Pangan, termasuk di dalamnya adalah bahan pangan kaya karbohidratpalawija dan tanamanhortikultura.
  2. IPHP Tanaman Perkebunan, meliputi tebukopitehkaretkelapakelapa sawittembakaucengkehkakaovanili,kayu manis dan lain-lain.
  3. IPHP Tanaman Hasil Hutan, mencakup produk kayu olahan dan non kayu seperti damarrotantengkawang dan hasil ikutan lainnya.
  4. IPHP Perikanan, meliputi pengolahan dan penyimpanan ikan dan hasil laut segar, pengalengan dan pengolahan, serta hasil samping ikan dan laut.
  5. IPHP Peternakan, mencakup pengolahan daging segar, susukulit, dan hasil samping lainnya.

Industri Peralatan dan Mesin Pertanian (IPMP) dibagi menjadi dua kegiatan sebagai berikut :

  1. IPMP Budidaya Pertanian, yang mencakup alat dan mesin pengolahan lahan (cangkulbajaktraktor dan lain sebagainya).
  2. IPMP Pengolahan, yang meliputi alat dan mesin pengolahan berbagai komoditas pertanian, misalnya mesin perontok gabah, mesin penggilingan padi, mesin pengering dan lain sebagainya.

Industri Jasa Sektor Pertanian (IJSP) dibagi menjadi tiga kegiatan sebagai berikut :

  1. IJSP Perdagangan, yang mencakup kegiatan pengangkutan, pengemasan serta penyimpanan baik bahan baku maupun produk hasil industri pengolahan pertanian.
  2. IJSP Konsultasi, meliputi kegiatan perencanaan, pengelolaan, pengawasan mutu serta evaluasi dan penilaian proyek.
  3. IJSP Komunikasi, menyangkut teknologi perangkat lunak yang melibatkan penggunaan komputer serta alat komunikasi modern lainya.

Dengan pertanian sebagai pusatnya, agroindustri merupakan sebuah sektor ekonomi yang meliputi semua perusahaan, agen dan institusi yang menyediakan segala kebutuhan pertanian dan mengambil komoditas dari pertanian untuk diolah dan didistribusikan kepada konsumen[6]. Nilai strategis agroindustri terletak pada posisinya sebagai jembatan yang menghubungkan antar sektorpertanian pada kegiatan hulu dan sektor industri pada kegiatan hilir. Dengan pengembangan agroindustri secara cepat dan baik dapat meningkatkan, jumlah tenaga kerja, pendapatan petani, volume ekspor dan devisa, pangsa pasar domestik dan internasional, nilai tukar produk hasil pertanian dan penyediaan bahan baku industri [3].

Make Tofu @ Home

Posted: Agustus 7, 2012 in teknologi pengolahan pangan

Gambar

Bahan:

- 250 ml susu kdelai

- 2 sdk makan air lemon (lemon juice)

Cara membuat:

- panaskan susu kedelai hingga mulai mendidih

- tiriskan dalam wadah

- masukan lemon juice (lemon juice berfungsi sebagai koagulan untuk menggumpalkan tahu)

- tuang ke cetakan dengan menggunakan kain saring dan kemudian press dengan menggunakan benda yang berat

- tunggu beberapa saat hingga air dari tahu keluar seluruhnya dan tahu memadat.

- potong tahu sesuai keinginan

- tahu siap dimasak apa saja

SELAMAT MENCOBA

Media Pembelajaran?

Posted: Agustus 2, 2012 in media pembelajaran

Media berasal dari bahasa latin merupakan bentuk jamak dari “Medium” yang secara harfiah berarti “Perantara” atau “Pengantar” yaitu perantara atau pengantar sumber pesan dengan penerima pesan. Beberapa ahli memberikan definisi tentang media pembelajaran. Schramm (1977) mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran.

Sementara itu, Briggs (1977) berpendapat bahwa media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya. Sedangkan, National Education Associaton(1969) mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras. Dari ketiga pendapat di atas disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik.

Brown (1973) mengungkapkan bahwa media pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dapat mempengaruhi terhadap efektivitas pembelajaran. Pada mulanya, media pembelajaran hanya berfungsi sebagai alat bantu guru untuk mengajar yang digunakan adalah alat bantu visual. Sekitar pertengahan abad Ke –20 usaha pemanfaatan visual dilengkapi dengan digunakannya alat audio, sehingga lahirlah alat bantu audio-visual. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), khususnya dalam bidang pendidikan, saat ini penggunaan alat bantu atau media pembelajaran menjadi semakin luas dan interaktif, seperti adanya komputer dan internet.

source : http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/01/12/konsep-media-pembelajaran/

greeet

hallo friends i’m Mukhlis

Gambar  —  Posted: Agustus 2, 2012 in Uncategorized

Hello world!

Posted: Juli 31, 2012 in Uncategorized

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!